Penyesalan!

Aku terkadang kaku dan seberisik tak berpengetahuan, ada banyak ribu pikiran yang memopong jiwa ku hingga tak karuan. Labirin penyakit menyekik tak membiarkanku keluar darinya. Aku sebisah pasrah, menangis seperti bayi kelaparan, tutup mulut sebab bau liur yang menyengat tak tersikan pasta gigi. Seperti ini, aku bahkan serupa sampah yang menyulut hawa bau tak sedap di hidung ku sendiri. Malangnya nasip tak tau diri ini bahkan kuyakin Tuhan tak mau berkesampatan memberiku nafkahNya.

Memang tak serupa..
Aku lah penyesalan!